Info Riau | Yuk Baca

Info Pekanbaru | Yuk Baca

Info Wisata | Yuk Travelling

Info Kampus | Yuk Baca

Post Page Advertisement [Top]

Ini 3 Aspek yang Sudah Dikaji, Wali Kota Pekanbaru Firdaus Siap Menerapkan PSBB
iniPKU.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB menjadi pilihan untuk dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Cara ini juga akan diterapkan di Kota Pekanbaru. Bagaimana proses awal PSBB di Kota Pekanbaru. Yuk baca.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Presiden Jokowi mengumumkan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam rapat terbatas (ratas) yang digelar pada Senin (30/3) lalu. (Sumber : Klik)

Dengan adanya aturan PSBB membuat beberapa daerah yang terkena dampak Covid-19 untuk dapat segera mengurus izin terhadap pelaksanaan PSBB di wiliayah masing-masing.

Nah, salah satunya Kota Pekanbaru yang sudah mengajukan izin kepada Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI. 

Dilansir dari Pekanbaru.go.id, Walikota Pekanbaru Dr H Firdaus, MT mengungkapkan, Pemerintah Kota (Pemko) sudah mengajukan izin kepada Kemenkes RI.

Menurut Firdaus, sebenarnya kita sudah melaksanakan lebih 50 persen poin yang ada di PSBB. Maka, kita mengajukan cepat, agar kebijakan yang ada selama ini punya legalitas. 

Pemko bakal menindaklanjuti kebijakan untuk penangan Covid-19. Satu diantaranya untuk bantuan sosial bagi masyarakat. 

"Maka kita berharap tentunya Kementrian Kesehatan memberi izin kepada Kota Pekanbaru pelaksanaan PSBB," terang Firdaus, Kamis (9/4/2020).

Lanjut Firdaus, Pemko juga punya rencana dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Izin tersebut nantinya melegalkan kebijakan yang sudah dilaksanakan.

"Jadi untuk pelaksanaan ke depan kita tidak ragu-ragu lagi, bakal melaksanakan apa yang direncanakan. Sehingga kita lebih cepat mengatasi dan memutus mata rantai Covid-19," tegasnya.

Firdaus menyebut, pengajuan PSBB dilakukan setelah ada kajian cepat. Kajian ini memuat semua aspek, yakni aspek sosial, kesehatan dan ekonomi.

"Setelah izin keluar, nanti kita paparkan seperti apa penerapan PSBB di Kota Pekanbaru," ulasnya. (Sumber : Klik)
penerapan psbb pencegahan covid-19
Mari kita lihat penerapan PSBB di DKI Jakarta yang sudah berjalan saat ini. DKI Jakarta menjadi daerah pertama yang menerapkan PSBB, pada tanggal 10 - 23 April 2020. Apa saja isi poin penting PSBB ?

Mengutip dari akun instagram Pemprov DKI Jakarta, berikut poin-poin pelaksanaannya :⁣ ⁣
1. Kegiatan belajar, bekerja, dan beribadah di rumah.⁣ 
2. Semua tempat hiburan, rekreasi, taman, dan balai pertemuan ditutup.⁣ 
3. Pembatasan kegiatan sosial budaya, seperti resepsi pernikahan dan khitanan.⁣ 
4. Kegiatan perkantoran dihentikan, kecuali 8 sektor: kesehatan, pangan, energi, komunikasi, keuangan dan perbankan, logistik/distribusi, retail (warung/ toko), dan industri strategis.⁣
5. Pembatasan kapasitas penumpang dan jam operasional moda transportasi.⁣ 
6. Mewajibkan warga pakai masker kain selama di luar rumah.⁣ 
7. Dilarang berkerumun lebih dari 5 orang.⁣ 
8. Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat akan menyiapkan bantuan sosial kepada warga miskin dan rentan miskin yang terdampak PSBB akibat wabah COVID-19.⁣ (Sumber : Klik)

Informasi terbaru, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyetujui usulan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk tiga wilayah di Jawa Barat. Tiga wilayah itu yakni Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek). (Sumber : Klik)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bottom Ad [Post Page]